New
Book! Buku Baru!
TULILA:
MUZIK BUJUKAN MANDAILING
Author/Pengarang:
Edi Nasution
An
ethnomusicology study in Bahasa Malaysia/Indonesia on Mandailing
courtship music.
'Tulila',
muzik bujukan Mandailing bagi memikat hati pacar dalam tradisi
/markusip/. Sekalipun si anak gadis dipingit di bagas podoman
bawah asuhan wanita tua yang disegani, si teruna tekun melamar
dengan kehandalannya meniup seruling bambu. Berselang-seli dengan
ende-ende atau pantun, muzik tulila diperdengarkan. Begitulah
asmara dipadukan antara teruna dan gadis yang saling mengungkapkan
isi hati sebelum fajar menyinsing.
Sekali
membicarakan kesenian Mandailing, buku ini merangkul budaya, bahasa,
cara hidup, adat istiadat, kepercayaan kuno, aturan
kemasyarakatan, pengetahuan setempat, lingkungan dan pola pemukiman
di dataran tinggi Sumatra.
-------------------------------------------------
'Tulila',
Mandaiing courtship music to woo a lover's heart, in the
tradition of /markusip/. While the maiden is cloistered in the
/bagas
podoman/ under the tutelage of a respected elderly woman, the
youth
keenly romances her with his skillful playing of the bamboo flute.
Alternating with verse or /ende-ende/, /tulila/ music is heard.
And so
the passion is fanned between youth and maiden, who reveal the
secrets of their hearts before the breaking of dawn.
While examining the Mandailing arts, the books describes Mandailing
culture, language, lifestyles, customs, ancient beliefs, social
order, indigenous knowledge, environment and settlement patterns
in the Sumatran highlands.